Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Rabu, 4 Februari 2026
2 Sam 24:2,9-17
Mzm 32:1-2,5-7
Mrk 6:1-6
Roh Kudus Bekerja
“Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? – Mrk 6:2
Ini kisah nyata teman saya:
Waktu itu dia diliputi kemarahan dan kebencian kepada oknum petugas tertentu; dia tidak bisa memaafkan perilaku mereka atau mendoakan mereka serta yang terutama memintakan pengampunan atas perilaku mereka. Dia menjadi sangat amat membenci mereka. Bahkan sampai ketika tidur bermimpi tentang mereka, dia terbangun penuh kemarahaan dan dada terasa deg-degan.
Beberapa minggu berlalu, ketika dia beribadah dan masuk ke dalam doa syafaat, terjadi sesuatu dalam dirinya; tiba-tiba ada rasa cengkraman kebencian, kepahitan dan kemarahan seperti yang mengalir keluar dari badan menjalar ke tangan dan lepas; badannya menjadi ringan. Hati plong, otak lebih jernih, dan hati mengucap syukur kepada Tuhan atas kondisi tersebut. Setelah itu dia sudah bisa mendoakan yang baik untuk mereka bahkan memohonkan pengampunan bagi mereka. Dia pun bingung dan bertanya-tanya kepada romo pembimbingnya dan dijawab bahwa Roh Kudus bisa bekerja bebas sekehendak-Nya. Bahkan lewat orang yang tidak disangka- sangka.
Mendengar kisah ini, apa yang muncul dalam benak kita? Bersyukur karena Roh Kudus bekerja melalui pendoa syafaat tersebut? Atau bertanya seperti ayat hari ini: Dari mana semuanya itu? Hikmat apa yang dipunyai? Mukjizat demikian bagaimana bisa terjadi?
Marilah kita syukuri karena Roh Kudus bekerja dalam berbagai hal. Tidak hanya tentang hati dan pengampunan, tapi bisa juga dalam hal relasi, pekerjaan, keluarga, kesehatan, dan sebagainya. Patut kita syukuri dan doakan! (Aw).
Apakah aku yakin Roh Kudus turut bekerja di dunia ini?
No responses yet