Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 16 Februari 2026
Yak 1:1-11
Mzm 119:67,68,71,72,75,76
Mrk 8:11-13
Minta Tanda
Lalu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. – Mrk 8:11
Jika kita membaca Injil Markus di bab-bab sebelumnya, kita bisa melihat perbuatan Tuhan yang ajaib dan luar biasa. Orang buta bisa melihat, orang tuli bisa mendengar, anak yang sudah meninggal bisa hidup kembali, perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun bisa sembuh dan masih banyak lagi mujizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus. Namun, sayangnya dari sudut pandang orang Farisi, apapun yang sudah dilakukan oleh Tuhan Yesus tetap saja tidak berarti. Mereka masih saja meminta tanda dari Tuhan dengan tujuan untuk mencobai-Nya. Karena kedegilan hati orang Farisi inilah Tuhan tidak memberikan tanda apa-apa kepada mereka.
Beberapa tahun yang lalu keluarga kami memutuskan untuk memulai usaha kuliner. Namun, kami tidak tahu apa yang harus kami jual. Suami saya ingin berjualan bakmi, tapi tempat usaha yang tersedia tidak mendukung untuk berjualan bakmi. Ada beberapa masukan untuk berjualan ayam goreng atau sayur matang. Tapi, hati kami merasa kurang mantap dengan ide ini. Jadi, kami memutuskan untuk berdoa dan bertanya kepada Tuhan tentang apa yang harus kami jual. Bahkan saya meminta tanda atau peneguhan dari Tuhan, makanan apa yang harus kami jual. Tiba-tiba Tuhan mengingatkan saya akan makanan kesukaan si sulung. Anak pertama kami ini penggemar berat soto betawi. Dengan bantuan resep mertua dan si sulung yang mencicipi soto betawi hingga lulus tes lidahnya, akhirnya kami membuka Warung Soto Betawi. Sudah 3 tahun usaha kuliner kami berjalan dan soto betawi menjadi menu andalan kami. Puji Tuhan dari hari ke hari warung kami semakin ramai pengunjung.
Seringkali di dalam pergumulan hidup ini, kita berdoa minta tanda dari Tuhan. Namun, Tuhan tidak selalu menjawab doa kita dengan memberikan tanda seperti yang kita minta. Tuhan punya cara sendiri untuk menjawab doa kita. Dan kitalah yang harus peka untuk bisa menangkap apa jawaban Tuhan atas doa kita. (DN).
Kita sudah meilhat banyak perbuatan ajaib Tuhan di dalam hidup ini.
Apakah kita masih meragukan Tuhan dan suka meminta suatu tanda dari Tuhan?
No responses yet