Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Minggu, 22 Februari 2026
Hari Minggu Prapaskah I
Kej 2:7-9; 3:1-7
Mzm 51:3-6,12-14,17
Rm 5:12-19
Mat 4:1-11
Kita Ditebus
Sebab, jika oleh dosa satu orang, maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. – Rm 5:17
Kedatangan Yesus ke dunia ini adalah untuk menebus segala dosa kita dan memenangkan kita dari maut. Ia rela menjalani penderitaan untuk membebaskan kita. Ia hadir untuk memberikan pengampunan, kasih, dan karunia yang berlimpah dalam hidup kita. Ia juga menunjukkan jalan kebenaran yang harus kita jalani sebagai bentuk syukur atas segala pengorbanan-Nya bagi kita.
Saya menyadari bahwa diri saya adalah seorang pendosa. Saya lahir dalam keluarga “broken home”. Saat SMA, saya beberapa kali melakukan percobaan bunuh diri, melakukan seks bebas, melukai diri sendiri, dan saya bahkan menyangkal Yesus berkali-kali karena rasa kecewa yang luar biasa terhadap-Nya. Saya merasa tidak berharga dan menjauh dari Yesus karena merasa sangat tidak layak.
Tetapi Yesus tidak pernah menyerah terhadap saya, Ia terus memanggil saya kembali ke dalam pelukan-Nya, dalam pengampunan dan kasih-Nya yang tanpa batas. Panggilan itu terasa ketika sekitar pertengahan tahun lalu, saya tergerak untuk mengikuti sebuah kelas membaca Kitab Suci. Saya mulai rutin membaca Kitab Suci dan menemukan kebenaran- kebenaran Firman, sehingga akhirnya saya sadar bahwa Yesus tidak pernah meninggalkan saya. Ia selalu ada di sisi saya, mengampuni dan menyambut saya ke dalam hadirat-Nya.
Meskipun kita menganggap diri kita sangat kotor dan tidak layak, percayalah bahwa kita menjadi layak di hadapan-Nya ketika kita menerima Yesus Kristus sebagai Juru selamat dalam hidup kita. Maka, dalam masa Prapaskah ini mari kita bertobat, jangan sampai kita menyia-nyiakan penebusan yang telah Ia anugerahkan bagi hidup kita. (PL).
Percayakah bahwa kita sudah ditebus oleh Yesus?
No responses yet