Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Jumat, 10 April 2026

Kis 4:1-12 

Mzm 118:1-2,4,22-27

Yoh 21:1-14

Mengenali-Mu

Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: “Itu Tuhan.”  – Yoh 21:7

Lama tidaknya seseorang menjadi murid-Nya tak bisa menjadi acuan seberapa dalam orang itu mengenal Tuhan. Itu terbukti dari peristiwa yang terjadi pada para murid di Danau Tiberias dalam bacaan Injil hari ini. Tak semua murid bisa langsung mengenali-Nya. Ada yang memerlukan waktu singkat dan ada pula yang lama. Setiap orang mengalami proses yang berbeda- beda, dalam kurun waktu yang berbeda pula. Semakin singkat waktu yang diperlukan untuk mengenali-Nya, menunjukkan bahwa semakin dekat pula relasinya dengan Tuhan. Hal tersebut adalah sesuatu yang wajar.

Bagaimana dengan saudara dan saya? Seberapa dekat relasi kita dengan-Nya? Seberapa dalam kita sudah mengenal-Nya? Seberapa sering kita bergumul dengan-Nya? Apapun jawaban kita, ini adalah waktunya bagi kita untuk kembali menilik kedalaman hati masing- masing dan merefresh semuanya. Sudahkah kita yang mengaku sebagai murid-Nya, sungguh- sungguh mengenal-Nya dengan baik? Apakah kita tahu, pribadi yang seperti apakah Dia? Apakah kita tahu apa yang menjadi keinginan-Nya, apa yang Ia sukai, dan apa yang Ia benci? Atau jangan-jangan selama ini kita hanya mengenali-Nya di permukaan saja?

Saya mengenal-Nya sudah cukup lama sejak saya masih usia anak-anak. Sudah lama juga menjadi murid-Nya dan melayani, meski masih ada yang jauh lebih lama dari saya. Cukup mengenal-Nya, namun saya masih saja tak sabaran menunggu waktu-Nya tiba. Padahal untuk orang yang dikatakan cukup mengenal-Nya, tak seharusnya saya berlaku demikian. 

Melalui perjumpaan para murid dengan Tuhan ini, saya kembali diingatkan akan relasi saya dengan-Nya dan bagaimana seharusnya saya bersikap sebagai orang yang sungguh-sungguh mengenal-Nya. Mari pakai waktu dan kesempatan ini dengan baik, untuk kembali mempererat dan memperkuat relasi dengan-Nya, agar kita pun semakin dapat mengenali-Nya dengan baik, melalui keseharian hidup kita. (Cr).

Apakah saya mengenali-Nya di setiap peristiwa yang saya alami?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *