Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Minggu, 2 Agustus 2026

Hari Minggu Biasa XVIII

Yes 55:1-3

Mzm 145:8-9,15-18

Rm 8:35,37-39

Mat 14:13-21

Bersama Yesus 

“Bawalah ke mari kepada-Ku.” – Mat 14:18b

Saya pernah mendapat pekerjaan membuat kostum teater dari cerita rakyat pada suatu festival. Bentuknya beberapa macam binatang, seperti: ayam, monyet, katak, burung, dan kelinci. Kebetulan si pemesan memberikan saya kebebasan berkarya dalam proyek ini. Dalam proses pengerjaannya, saya sungguh merasakan betapa Tuhan menuntun tiap langkah meskipun awalnya hanya dengan modal nekat dan semangat. Mulai dari pemilihan bahan yang bagus untuk digunakan, jumlah bahan yang harus dibeli, hingga potongan pola baju supaya nyaman ketika dikenakan. Semua terselesaikan dengan baik sehingga jumlah yang dibeli juga tidak berlebih. Apalagi ketika hari pementasan teater itu, saya bisa menonton dengan penuh rasa syukur karena Tuhan berkenan atas segala proses pekerjaan itu.

Bacaan hari ini menceritakan Yesus bersama murid-murid-Nya dalam suatu kondisi yang bukan biasa- biasa saja, yakni menghadapi orang banyak yang besar jumlahnya. Tanpa disangka oleh para murid, Yesus meminta mereka memberi makan ribuan orang itu. Alamak. Para murid menanggapi dengan memberikan apa yang ada pada mereka meskipun hanya lima roti dan dua ikan. Yesus berbelas kasih pada banyak orang itu dan mengadakan mukjizat dengan menggandakan apa yang ada untuk mencukupi semua orang bahkan masih ada sisa ikan dan roti. Pasti sukacita besar rasanya saat berada di sana, terutama waktu mengumpulkan sisanya. 

Kesamaan dari dua cerita tersebut adalah bagaimana Allah turut bekerja dan terjadi sukacita besar setelah pekerjaan itu selesai. Kesediaan memberi apa yang kita miliki meski dalam segala keterbatasan dan ketika dipersembahkan pada Yesus, hasilnya sungguh diluar ekspektasi. Relasi yang erat dengan Yesus memampukan kita bekerja dengan sukacita. Apa pun pekerjaan kita, entah itu pelayanan, pekerjaan kantor, kuliah, sekolah, bahkan memasak pun bersama Dia akan menjadi baik. Seperti dinyatakan dalam Mazmur hari ini: “Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.” (Mzm.145:18). (AS).

Yesus, mampukanku melekat dengan hati-Mu.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *