Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Sabtu, 8 Agustus 2026
Pw St. Dominikus, Im dan Pendiri Ordo Pengkotbah
Hab 1:12 – 2:4
Mzm 9:8-13
Mat 17:14-20
Karena Iman
….Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, maka gunung ini akan pindah. – Mat 17: 20
Bacaan Injil Matius kali ini menceritakan seorang anak yang sakit ayan, sudah dibawa pada murid-muridNya tapi mereka tidak dapat menyembuhkannya, sehingga Yesus menegur mereka dengan keras. Kita pun terkadang seperti para murid Yesus kala itu yang kurang beriman, tidak percaya bahwa Yesus selalu hadir dalam situasi hidup kita.
Pada saat saya menulis renungan ini, saya masih dalam suasana berduka, karena Mama saya dipanggil Tuhan Yesus. Sebenarnya beberapa tahun lalu, Papa saya sering berkata kalau beliau tidak siap ditinggalkan oleh istri tercinta. Saya memang melihat Papa begitu kuatir tentang ini. Akhirnya saya selalu berdoa kalau hal itu terjadi, berikan kami kekuatan untuk menghadapinya. Entah kenapa di awal tahun ini pun, setiap hari saya selalu mendengarkan lagu ” Walau Gunung itu Tak Berpindah”, bersama Mama saat saya sedang di rumah. Lirik lagu itu begitu dalam, penggalan liriknya berbunyi;
Walaupun gunung itu tak beroindah
Tetap percaya Kau yang punya kuasa
Sekalipun ku dalam lembah kelam
Tak mengapa asal Kau di sampingku
Walaupun masalahku masih ada
Tetap percaya rencana-Mu terindah
PribadiMu takkan pernah berubah
Iman yang aku pegang
PadaMu Tuhan yang setia.
Tanpa saya sadari lagu tersebut menjadi kekuatan bagi kami sekeluarga ketika harus menghadapi perpisahan dengan Mama untuk selamanya, hal yang menakutkan bagi kami. Papa pun begitu tegar, dan memimpin doa kala itu.
Teman, melalui kesaksian saya ini, marilah kita terus beriman pada Tuhan Yesus, supaya ketika badai hidup itu datang dengan tiba-tiba, kita mendapatkan kekuatan baru dari-Nya. (AR).
Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk selalu beriman pada-Mu, terutama dalam situasi hidupku yang sulit.
No responses yet