Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Kamis, 1 Oktober 2026
Pesta St. Teresia dr Kanak-kanak Yesus
Yes 66:10-14b / 1Kor 12:31 -13:13
Mzm 131:1-3
Mat 18:1-5
Belajar Menjadi Kecil
“Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga.” – Mat 18:4
Pernahkah merasa berkecil hati karena jatuh dalam dosa yang sama berulang kali? Sampai akhirnya kita berkata dalam hati, “Ya sudahlah… memang aku begini.”
Semakin dewasa, akan semakin banyak pula badai kehidupan yang kita hadapi, dan tanpa sadar hal itu membentuk kita menjadi pribadi yang mandiri, bahkan menjadi terbiasa menyelesaikan semuanya sendiri dan ketika mengalami luka pun menyimpannya sendiri.
Saat saya berjuang bertumbuh dalam keutamaan, justru semakin banyak kelemahan yang saya lihat. Saya semakin sadar betapa mustahilnya masuk ke dalam Kerajaan Surga hanya dengan kekuatan sendiri. Dan Tuhan selalu menopang kelemahan tersebut dengan banyak cara, seperti saat dalam Misa kita sering mendengar ajakan: “Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan.” Saya belajar bahwa ketika saya datang ke Misa, meskipun hati lelah, kacau, atau penuh kegagalan, itu sudah cukup, karena Tuhan selalu menerima saya apa adanya. Tuhan tidak menginginkan penampilan rohani yang terlihat baik. Ia menginginkan hati saya yang sebenarnya. Yang terutama di hadapan-Nya bukan banyaknya apa yang kita lakukan, melainkan hati yang mengasihi-Nya dan sesama.
Ukuran “terbesar” dalam Kerajaan Surga ternyata berbeda dengan ukuran dunia. Karena kita tidak akan sanggup masuk ke dalamnya tanpa bantuan-Nya. Jika hari ini Anda dan saya menyadari kembali jatuh dalam dosa yang sama, jangan menjauhi-Nya. Mari datang seperti anak kecil yang terluka. Tunjukkan luka itu kepada Bapa dan mintalah Dia menyembuhkannya. Percayalah Bapa yang penuh kasih akan merengkuh kita dalam pelukan-Nya.
Hari ini, bersama St. Thérèse of Lisieux, kita di ajak belajar kembali kepada jalan kecil itu: datang kepada Tuhan apa adanya, mempercayakan semuanya kepada kasih-Nya, dan membiarkan diri kita dicintai sebagai anak. (Ai).
Ya Bapa, bantulah kami belajar menjadi seperti anak kecil yang selalu bergantung kepada-Mu. Amin.
No responses yet