Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 7 April 2026
Kis 2:36-41
Mzm 33:4-5,18-20,22
Yoh 20:11-18
Perjumpaan Transformatif
“Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid: “Aku telah melihat Tuhan!” dan juga bahwa Dia yang mengatakan hal-hal itu kepadanya.” – Yoh 20:18
Manusia adalah makhluk sosial, ia berjumpa dengan banyak pribadi sepanjang hidupnya. Di antara semua perjumpaan itu, ada yang hanya meninggalkan sedikit goresan makna, namun ada juga perjumpaan yang mengubah dan menggoreskan makna yang dalam. Perjumpaan transformatif dapat menimbulkan perubahan paradigma berpikir, pemahaman, perasaan bahkan perubahan sikap hidup.
Setidaknya inilah yang dialami oleh Mehmet Ali Agca, yang pada saat itu berusia 23 tahun. Ali Agca adalah pria berkebangsaan Turki yang pernah bergabung dengan kelompok teroris sayap kanan. Ia menembakkan empat peluru kepada Paus Yohanes Paulus II yang saat itu berusia 63 tahun di halaman Basilika Santo Petrus Vatikan, pada tanggal 13 Mei 1981 dalam audiensi umum. Paus Yohanes Paulus II seketika roboh bersimbah darah namun berhasil selamat setelah operasi selama lima jam. Ali Agca sendiri berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara.
“Aku memaafkanmu, Sahabat. Aku mengampunimu,” ujar Paus dalam pertemuan tertutup mereka berdua selama 22 menit, pada 27 Desember 1983 di penjara, dua tahun setelah percobaan pembunuhan tersebut. Dalam sel penjara itu, Ali Agca mengalami perjumpaan yang mengubah, bertransformasi. Ia tidak lagi sama. Ketakutan dan kecemasannya diubah menjadi harapan dan kelegaan, kesedihan menjadi keteguhan.
Dikemudian hari, ia menyatakan dirinya menganut agama Katolik. Ia juga diketahui beberapa kali saling berbalas surat kepada Sri Paus. Ia terlihat sempat kembali ke Roma pada Desember 2014 dan meletakan mawar putih pada pusara Paus yang telah mengubah hidupnya.
Dalam setiap momen hidup, perjumpaan-perjumpaan dengan sesama adalah perjumpaan dengan Allah yang sejatinya mengubah diri kita, dan diharapkan seiring waktu kita semakin menyerupai Yesus.
Yesus-yesus kecil di dunia ini. (BW).
Tuhan, semoga aku mengenal-Mu lebih jelas. Mencintai-Mu lebih mesra. Dan mengikuti-Mu lebih dekat, hari demi hari.
No responses yet