Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Minggu, 8 Februari 2026

Hari Minggu Biasa V

Yes 58:7-10

Mzm 112:4-9

1 Kor 2:1-5

Mat 5:13-16

TERANG DUNIA

Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya didepan orang…. – Mat 5: 16

Jika hidup kita tidak menjadi berkat untuk orang lain, lalu apa gunanya hidup kita di dunia ini, kira-kira itulah isi bacaan Injil hari ini. 

Suatu kali saya mendengar kotbah seorang Romo demikian; percuma seseorang punya jabatan tinggi dikantor, punya mobil dan rumah mewah, tabungan dengan nominal besar tapi ia tidak jadi berkat, itu sama saja ia tidak jadi terang dunia. Karena garam dalam diri orang itu sudah tawar. 

Kotbah Romo tersebut menjadi teguran keras bagi saya pribadi. Ditambah lagi Romo pada saat itu juga mengingatkan dengan kata- kata Bunda Teresa yang berbunyi; “Tuhan tidak memanggil kita untuk mengejar kesuksesan, tapi Tuhan memanggil kita untuk setia. Jadi apapun tugasmu diladang Tuhan saat ini, tetaplah setia!

Saya teringat saat bagaimana saya mengawali menjadi penulis renungan Bahasa Kasih. Sebelumnya dari saya SD hingga kuliah, sudah aktif dalam komunitas Persekutuan Doa. Dari situlah, saya sering kesaksian tentang kebaikan Tuhan Yesus dalam hidup saya. Hingga suatu saat saya berdoa, bahwa kesaksian hidup saya juga dapat memberkati orang diluar kota Palembang. Ternyata Tuhan Yesus menjawab doa saya. 

Pada tahun 2007 Redaksi Bahasa Kasih membuka penerimaan penulis. Kemudian saya mencoba mengirimkan tulisan renungan saya. Puji Tuhan lulus seleksi dan tulisan saya yang pertama itu dimuat pada bulan Januari 2008, sampai saat ini, 17 tahun sudah saya menjadi penulis renungan Bahasa Kasih, dan tentu masih tetap harus belajar agar makin bertumbuh , terlebih dalam kesetiaan.

Melalui kesaksian ini, apapun talenta yang Ia percayakan kepada saudara, jadikan itu sebagai sarana untuk memberkati banyak orang, sehingga ketika orang melihat perbuatan baik saudara, Bapa yang di surga dimuliakan. Just do it! (AR).

Sudahkah saya menjadi terang dunia hari ini dengan talenta yang Ia anugerahkan kepada saya ?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *