Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Kamis, 12 Maret 2026

Yer 7:23-28

Mzm 95:1-2,6-9

Luk 11:14-23

Konflik

Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka lalu berkata: “Setiap kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh – Luk 11:17

Dalam hubungan antara suami istri pasti tidak asing dengan KONFLIK, sekalipun hubungan itu dibangun atas dasar CINTA. Tidak mudah untuk mempertemukan dua orang yang berbeda karakter, latar belakang, ataupun pandangan.

Konflik adalah hal yang wajar dan tidak harus menjadi sesuatu yang negatif. Justru lewat konflik, kita bisa belajar untuk saling mengenal, membuka pikiran serta saling melengkapi. Jangan hanya mencari kekurangan dan kelemahan pasangan, karena akan memperburuk relasi dan konflik pun semakin memanas dan berakhir dengan saling menyerang dan menyakiti.

Seringkali saya berasumsi suamiku tidak care, padahal dia menunjukkan perhatian walaupun dengan cara yang berbeda dengan yang diharapkan. Tak jarang saya beranggapan dia tidak bisa memberi kejutan, tetapi baginya kehadirannya di rumah adalah kado terbaik yang bisa diberikannya. Jika saya tidak pernah mengkomunikasikan apa yang kurasakan, maka ini akan menjadi konflik kecil yang kupendam lalu menjadi bom yang bisa meledak sewaktu-waktu. Karena itu kami selalu berusaha untuk jujur satu sama lain dengan berkomunikasi, saling mencocokkan pandangan yang berbeda, serta mengakhirinya dengan doa bersama. 

”Kasih dimulai di rumah, dan bukan berapa banyak yang kita lakukan, tapi berapa banyak kasih yang kita masukkan dalam tindakan tersebut.”-Mother Teresa

Berkomunikasilah secara terbuka, saling mendengarkan curahan hati, membangun pemikiran positif, serta menyingkirkan asumsi- asumsi yang tidak benar. Undanglah Yesus menjadi nahkoda dalam bahtera rumah tangga, serta membangun kasih dan pengampunan. (TL).

Apakah aku sudah berusaha menjalin komunikasi yang benar dengan orang-orang disekelilingku?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *