Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Selasa, 13 Januari 2026

1 Sam 1:9-20

MT 1Sam 2:1,4-8abcd

Mrk 1:21b-28

Kata-katamu Berkuasa

Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. – Mrk 1:22

Terpukau pada hal-hal yang wow dan menyukai sesuatu yang spektakuler seringkali membuat kita mudah terbuai oleh gemerlap dunia. Tanpa sadar hal itu menjadikan kita mudah sekali untuk meremehkan seseorang atau apapun yang tidak meyakinkan. Bahkan, tak menutup kemungkinan kita juga meremehkan diri sendiri. Sering kita merasa diri tidak layak dan tak punya apa-apa untuk dibagikan sehingga cenderung menolak atau mengabaikan tugas perutusan yang Ia berikan. 

Mendadak lupa bahwa Tuhan dapat menggunakan siapa saja dan apapun, termasuk setiap kelemahan yang kita miliki untuk menjadi sarana perpanjangan kasih-Nya. Karena itu, jangan pernah memandang rendah siapapun atau apapun sebab Tuhan sendirilah yang berbicara melalui orang-orang pilihan-Nya. 

Saya pun pernah mengalaminya, 12 tahun lalu pada saat mengikuti perlombaan merasa diriku sangat kecil, mengingat usia peserta yang lain minimum 35 tahun (sekitar 1,5 kali usiaku). Mendengar mereka membawakan renungan tak membuatku semakin bangga akan Tuhan yang ada di dalam diri mereka, tetapi membuat hati ini makin ciut. Namun, sadar jika tanpa-Nya saya tidak akan bisa berada di tempat itu, sehingga semangat saya pun bangkit, dan tidak ingin mempermalukan-Nya. 

Doa saya sebelum naik ke atas panggung, “Tuhan, berkaryalah sebebas-bebasnya, biarlah kehangatan kasih-Mu sendiri yang menjamah setiap hati umat yang merindukan-Mu melalui setiap apa yang akan saya sampaikan”. Begitu naik ke atas panggung dan melihat wajah para umat, saya pun terpana, hampir menitikkan air mata jika tidak ingat harus segera menyampaikan renungan. Semakin membuatku terkagum pada-Nya ketika perkataan-perkataan yang penuh kuasa dari-Nya ini menjadi jawaban bagi jiwa-jiwa yang haus akan-Nya. Wajah-wajah penuh sukacita pun terpancar melengkapi kebahagiaan saya yang baru pertama kali berdiri di depan banyak orang untuk menceritakan kebesaran kasih-Nya. (Cr).

Masihkah aku meragukan kuasa-Nya yang bekerja atasku?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *