Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 19 Januari 2026
1 Sam 15:16-23
Mzm 50:8-9,16-17,21,23
Mrk 2:18-22
Hati Yang Baru
“Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.” – Mrk 2:22d
Seberapa sering kita membuat resolusi di awal tahun? Dan sudah berapa banyak janji yang kita buat, tetapi tidak terlaksana? Janji menjadi sebatas wacana, tetapi tanpa pelaksanaan. Ada keinginan namun tanpa ada niat kuat untuk melakukan.
Resolusi yang dibuat oleh orang-orang pada umumnya berupa financial freedom, karier yang bagus, memiliki kesehatan yang prima, diet berhasil, olahraga rutin, mendapatkan pasangan hidup, atau mewujudkan keluarga yang harmonis. Pada dasarnya semua itu baik adanya. Namun, sebagai anak Tuhan, resolusiIku seharusnya berbeda dengan anak dunia. Saya harus mempunyai resolusi iman dan melakukan karya benar dan nyata yang menghadirkan Tuhan dalam hidupku lewat cara berpikir dan bersikap, bertutur kata, dan perbuatan. Hati yang baru adalah hati yang mau berubah menjadi semakin serupa dengan Yesus.
Beberapa bulan lalu saya belajar mengampuni dan memberikan berkat dengan nilai yang cukup besar untuk orang yang pernah memperlakukanku dengan buruk. Dari hak yang seharusnya saya terima, saya hanya menerima 1/3 bagian, sementara 2/3 bagian harus di berikan kepada orang yang memfitnah dan mengutuk diriku. Beratkah? Tentu saja berat melakukannya. Apakah saya rela? Tentu saja sebenarnya tidak rela. Namun ada suara dalam hatiku yang mengingatkan untuk berbuat kasih serta mengampuni.
Saya terus berdoa agar bisa mengampuni dan meminta untuk diberikan kemurahan hati. Puji Tuhan, Ia mendengarkan doaku. Orang-orang yang tadinya menuduh dan mencerca, sekarang memperlakukanku dengan baik. Semua terjadi hanya karena kasih karunia Tuhan. Saya sadar, memiliki hati yang baru perlu ditanggapi dengan usaha untuk membaharui diri dan aktif hidup dalam kebenaran Tuhan sehingga akan peka dan mampu melakukan kehendak-Nya. (TL).
Sudahkah aku membuat RESOLUSI IMAN di tahun 2026?
No responses yet