Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 23 Januari 2026
1 Sam 24:3-21
Mzm 57:2-4,6,11
Mrk 3:13-19
Kesempatan
“.. dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia. – Mrk 3:19
Saat saya membaca Firman Tuhan hari ini, saya menyadari satu hal, yakni Yesus sedari awal sudah tahu bahwa Yudas Iskariot akan mengkhianati-Nya. Pertanyaan yang muncul di benak saya adalah mengapa Yesus tetap memilih Yudas sebagai murid-Nya sekalipun Dia tahu bahwa Yudas akan mengkhianati-Nya?
Saya merenungkannya dan melihat bahwa ada kasih yang sungguh- sungguh mendalam pada tindakan Yesus ini. Ia mengasihi Yudas seperti Ia mengasihi murid-muridNya yang lain, karena itu Ia tetap memilih Yudas, memberikan pengajaran yang sama, memberikan kasih yang sama, perutusan yang sama, kuasa yang sama dan kesempatan yang sama pula. Tidak ada perlakuan berbeda yang diterima Yudas sekalipun Yesus tahu bahwa Yudas akan mengkhianati-Nya. Sesuatu yang membuat saya sangat terharu karena tak ada orang yang akan mampu melakukannya kecuali Yesus. Jika anda tahu dari awal bahwa orang yang anda terima sebagai murid akan menusuk anda dari belakang, apakah anda masih mau menerima orang tersebut? Tentu tidak, bukan? Tapi, kasih Yesus yang melampaui akal sehat menerimanya.
Bisa jadi, saat ini kitalah “Yudas”. Tuhan Yesus tahu siapa kita, apa yang telah kita lakukan, dan apa yang akan kita lakukan ke depannya. Namun, Ia tetap mengasihi kita bahkan memberikan kesempatan pada kita untuk merasakan kasih-Nya. Ia merangkul kita, mengampuni kita, membawa kita lebih dekat dengan-Nya lewat Firman yang kita dengar, lewat kesaksian orang lain, komunitas, atau orang di sekitar kita.
Sudahkah kita sungguh-sungguh membuka hati sehingga bisa melihat kasih Tuhan dan menerimanya dengan penuh syukur? Jika ya, maka kita akan memilih jalan yang berbeda dengan jalan yang telah dipilih Yudas. Kita akan memilih untuk setia karena Ia yang sudah meneladankan hal itu kepada kita terlebih dahulu. (Me).
Tuhan, bantu kami untuk mempergunakan kesempatan yang Kau berikan dengan bijaksana dan mampukan untuk selalu setia mengikuti-Mu.
No responses yet