Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 27 Maret 2026
Yer 20:10-13
Mzm 18:2-7
Yoh 10:31-42
PERCAYA 100%
Dan banyak orang disitu percaya kepadaNya. – Yoh 10:42
Dalam bacaan Injil hari ini, Yohanes mengisahkan tentang bagaimana pribadi Yesus yang ditolak oleh orang Yahudi.
Saat menulis renungan ini, saya pribadi pun seperti ditegur dengan sangat keras. Bukankah kita juga terkadang menjadi pribadi seperti orang Yahudi? Dulu saya banyak protes kepada Yesus meski saya rajin ke gereja dan rajin juga pelayanan.
Setelah kerusuhan 1998, kami membangun rumah tiga lantai untuk bagian belakang. Awalnya semua berjalan lancar. Semua surat izin sudah kami urus sesuai prosedur. Namun tiba-tiba tetangga belakang rumah bersikeras minta bangunan lantai tiga dirobohkan. Jujur saat itu saya amat kecewa yang sangat mendalam kepada Yesus. Saya merasa ketekunan ke gereja dan doa saya selama ini dikalahkan oleh tetangga yang berbeda agama dengan saya itu. Namun waktu itu ketua RT menasihati kami, katanya; turutin saja maunya tetangga belakang kalian. Mungkin peristiwa ini sangat menyakitkan untuk kalian saat ini. Tapi percayalah, suatu saat Allah akan gantikan jadi lebih baik lagi. Begitu pun sahabat saya dalam pelayanan banyak menasihati saya; apa yang kamu alami belum seberapa dibandingkan dengan banyak korban kerusuhan yang lebih parah dari itu.
Berkat nasehat ketua RT dan para sahabat, saya kembali kepada Tuhan Yesus, datang kepada Romo untuk Sakramen Pengakuan dosa. Saya mulai belajar percaya 100% kepada Yesus. Singkat cerita pada tahun 2008 Tuhan Yesus memberikan kami rejeki, dan ditahun itupun tetangga belakang kami meninggal karena sakit. Tak lama setelah itu, kami melanjutkan renovasi rumah sampai bagian depan dan lantai dua.
Percayalah Dia adalah Bapa yang sangat bertanggung jawab atas hidup kita dari dulu, sekarang dan selamanya! (AR).
Sudahkah saya belajar percaya 100% pada Yesus saat ini, sekalipun mujizat-Nya belum terjadi?
No responses yet