Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Sabtu, 6 Juni 2026
2 Tim 4:1-8
Mzm 71:8-9,14-15ab,6-17,22
Mrk 12:38-44
Persembahan
Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya. – Mrk 12:44
Injil hari ini mengatakan bahwa janda ini memberi dari kekurangannya, yaitu seluruh nafkahnya. Mengapa disebut kekurangan? Karena uang yang ada padanya sebesar dua peser itu ia persembahkan seluruhnya kepada Tuhan, dan hanya itulah hartanya.
Seorang yang sadar bahwa semua yang ada padanya bukanlah miliknya, melainkan semua itu berasal dari Allah, maka ia pun tidak akan berlaku sombong, dan ia akan memberikan kembali seluruh yang ada padanya itu (talenta/kemampuannya), bahkan hidupnya hanya untuk Tuhan. Meski terkadang juga terjadi hal sebaliknya; ada orang yang memiliki suara bagus, tapi menolak untuk melayani di gereja. Atau kemampuan komputer bagus, tetapi menolak saat gereja minta bantuannya untuk membuat sesuatu menggunakan keahliannya itu.
Ketika Tuhan ijinkan kita dipercaya sebagai pimpinan, jangan memperdaya, merekayasa sesuatu yang jahat terhadap hidup bawahan atau orang yang bekerja untuk kita. Namun sebagai seorang pimpinan, yang juga dianggap sebagai ‘wakil Allah’, hendaknya kita bekerja tidak hanya menggunakan mata jasmani, tetapi meminta hikmat dari-Nya untuk memiliki mata seperti mata-Nya dan hati seperti hati-Nya, sehingga dapat menjadi figur seorang Bapa yang bijaksana, tidak memihak.
Pemimpin yang demikian akan dapat membawa jiwa-jiwa kepada Kristus, dan dengan demikian akan memperoleh sukacita sebagai rekan sekerja Allah, karena telah mempersembahkan semua yang Tuhan titipkan untuk memberkati sesama dan memuliakan-Nya. (MF).
Sudahkah saya menyadari bahwa semua kelebihan yang saya miliki berasal dari Tuhan?
No responses yet