Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Sabtu, 13 Juni 2026

Pw Hati Tak Bernoda SP Maria

Yes 61:9-11

MT 1Sam 2:1,4-8

Luk 2:41-51

Hati Maria Cemas 

… “Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau.” – Luk 2:48b

Bunda Maria sungguh menjadi teladan bagi setiap pribadi umat katolik. Perjalanan hidupnya merawat dari bayi dan kanak-kanak Yesus memperlihatkan bahwa hati Maria sungguh tak bernoda, yang menjadi lambang kehidupan pribadi sang perawan suci Bunda Maria.

Kegembiraan dan kesedihannya yang disembunyikan diatas semua cinta murninya kepada Allah Bapa, cinta keibuannya pada putranya Yesus dan cinta yang mendalam kepada semua orang ditunjukkan dalam kesederhanaan hidupnya. 

Gereja katolik sangat menghormati Bunda Maria, sampai kita mendevosikan Bunda Maria sebagai Bunda Gereja.

Dalam perjalanan hidupnya mendampingi kanak Yesus, terpancar kesetiaannya menjawab panggilan Tuhan. Maria merenungkan misteri Allah meskipun dia tidak dapat memahami dengan pikiran manusianya sendiri. Bunda Maria sungguh menjadi murid istimewa bagi Yesus, yang senantiasa mendengar dan melaksanakan sabda Allah dengan setia, hingga mendampingi Yesus sampai disalib.

Sebagai seorang ibu, saya pun bisa ikut merasakan bagaimana saat merawat anak-anak saya dari masa kecil. Saya bisa ikut masuk merasakan kedalam perkataan dan pemikiran Bunda Maria ketika perasaan gelisah dan cemasnya merawat Yesus, Ia berkata “Nak mengapalah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau”.

Mari kita juga mohon Roh kudus untuk melimpahkan rahmat-Nya, agar berkat doa Santa Perawan Maria yang hatinya suci tak bernoda itu, Tuhan juga menyucikan hati kita untuk menjadi bait kemuliaan Allah. Dengan perantaraan Bunda Allah dan Yesus Kristus dalam persatuan Roh Kudus, Allah memberkati kita semua. Amin. (Ld).

Tuhan jadikan hati kami seperti hati Bunda Maria.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *