Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Kamis, 2 Juli 2026
Am 7:10-17
Mzm 19:8-11
Mat 9:1-8
Pengampunan
“…Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa.” – Mat 9:6b
Bacaan Injil hari ini mengingatkan saya pada suatu kejadian. Ada seseorang yang merasa diperlakukan tidak adil oleh orang tuanya. Tidak sampai terjadi drama, namun akibat mengalami banyak kekecewaan dalam hidupnya membuatnya menderita depresi. Awalnya pandangan matanya buram dan lambat-laun menjadi buta permanen. Dalam kacamata rohani, kondisi seperti ini tidak selalu diterima oleh pihak yang bersangkutan, apalagi keluarga yang merasa ‘tertuduh’ sebagai akibat kecacatan anggota keluarganya. Cerita itu membuat saya meneliti kembali ke dalam hati, apakah ada kekecewaan dan rasa sebal yang masih saya simpan selama ini hingga mungkin menimbulkan penyakit fisik.
Suasana sukacita yang dirasakan orang lumpuh beserta orang-orang yang membawanya ke hadapan Yesus bagaikan gayung yang bersambut, kemudian Yesus berkata: ”Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” (Mat.9:2b). Yesus tahu persis penyebab lumpuhnya orang itu akibat urusan jiwa yang terbelenggu dosa. Entah, orang itu belum mengampuni diri sendiri atau orang lain. Tapi intinya dengan iman bahwa dosanya sudah diampuni, orang itu lepas dari lumpuhnya.
Hari ini juga kita diingatkan betapa dahsyatnya efek dari pengampunan yang membawa kesembuhan jiwa dan raga. Yesus sendiri menyatakan bahwa kita juga bisa mengampuni dan sebenarnya pengampunan adalah yang utama untuk kebaikan diri sendiri, barulah orang lain.
Setiap kita pasti pernah mengalami hal yang tidak sesuai dengan harapan. Entah itu ditolak, diperlakukan tidak adil, ditipu, difitnah, dan lain sejenisnya.
Bagaimanakah kita menghadapi kondisi “menyakitkan” seperti itu? Setiap orang punya pemikiran dan caranya masing-masing dalam menghadapi kondisi itu, namun hari ini kita diingatkan oleh sabda-Nya bahwa Yesus memberikan kita kuasa untuk mengampuni. Sadarkah kita? (AS).
Ya Yesus, mampukanku untuk menerima dan mengampuni setiap kejadian yang mengecewakan.
No responses yet