Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Minggu, 5 Juli 2026
Hari Minggu Biasa XIV
Za 9:9-10
Mzm 145:1-2,8-11,13-14
Rm 8:9,11-13
Mat 11:25-30
Ekspresif = Keterbukaan
“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” – Mat 11:28
Ketika saya membaca Injil Matius hari ini, saya langsung menyimpulkan bahwa Mat 11:25-27 adalah doa Yesus dengan penuh keterbukaan di hadapan Bapa di Surga, sedangkan untuk Mat 11:28-30 sendiri, Yesus mengajarkan kepada kita kalau berdoa dihadapan-Nya wajib terbuka alias tidak ada yang ditutup-tutupi.
Saya jadi teringat akan suatu peristiwa beberapa bulan yang lalu kala saya datang ke Gereja dan duduk pada barisan agak depan. Saya melihat seorang anak laki-laki bersama mamanya duduk di depan saya. Dari awal kedatangannya, anak ini begitu ekspresif ketika menceritakan sesuatu kepada mamanya. Beberapa kali pula mamanya tersenyum menanggapinya.
Ketika saya melihat kejadian itu saya merasa bahwa saat itu Yesus sedang menegur saya tentang sikap saya yang kurang ekspresif atau kurang terbuka ketika berdoa. Mungkin banyak alasan yang timbul seperti karena badan kurang sehat, atau karena kurang percaya, bisa juga karena lebih mengandalkan diri sendiri, dan lain sebagainya. Tak terasa saya meneteskan air mata saat itu, dan langsung berdoa dengan penuh penyesalan kepada Yesus karena tindakan saya yang kurang terbuka di hadapan-Nya.
Teman, melalui kesaksian saya tersebut, mari mulai saat ini kita datang di hadapan-Nya dengan penuh keterbukaan dan kerendahan hati. Yesus sangat mengenal hati kita, bahkan melebihi orang yang terdekat sekalipun. Apa pun masalah dan pergumulanmu saat ini, bawa semuanya di hadapan Yesus, percayalah Dia sanggup memberikan kelegaan bagi kita semua. (AR).
Sudahkah saya belajar terbuka di hadapan Tuhan Yesus hari ini?
No responses yet