Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Senin, 6 Juli 2026

Hos 2:13,14b-15,18-19

Mzm 145:2-9

Mat 9:18-26

Kujamah Saja!

Karena katanya dalam hatinya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” – Mat 9:21

Keterbukaan di hadapan Yesus dapat mendatangkan suatu mujizat. Sama seperti cerita Injil Matius hari ini, ada seorang perempuan yang menderita pendarahan sudah dua belas tahun lamanya (Mat.9:20), namun mujizat terjadi setelah ia menjamah jubah Tuhan Yesus (Mat.9:21). 

Saya teringat akan peristiwa tahun 2004 silam, saat itu saya baru beberapa bulan masuk kerja. Namun saya jatuh sakit, sehingga selama beberapa hari saya tidak masuk kerja. Ada tiga dokter yang saya kunjungi untuk berobat, namun semua hasilnya berbeda. Dokter yg terakhir mengatakan kalau saya mengalami usus buntu dan harus dioperasi. Tiba-tiba, saya mendapat pesan singkat dari seorang senior di Persekutuan Doa, kalau ada adorasi.

Saya ingin sekali mengikuti adorasi sebelum dioperasi dan akhirnya saya mengikutinya meskipun dengan menahan rasa sakit. Saat Romo berkeliling untuk mendoakan kami satu per satu, saya langsung pegang ujung jubahnya dan mendaraskan doa dengan penuh iman: “Asal kujamah saja jubahnya, aku disembuhkan-Nya.” Saya bersyukur merasakan sukacita setelah mengikuti adorasi.

Keesokan paginya, saya berangkat ke Rumah Sakit dan dokter kembali mengecek kondisi saya sebelum melakukan tindakan operasi. Mukjizat-Nya saya rasakan karena dokter mengatakan bahwa operasi tidak perlu dilakukan, cukup dengan rawat jalan saja. Saya terkejut dan tak henti mengucap syukur pada Tuhan dan sampai sekarang pun saya tidak pernah operasi usus buntu.

Teman, apa pun yang kau alami saat ini, bawa itu semua di hadapan-Nya dengan penuh iman dan selalu percaya bahwa mujizat-Nya itu nyata! (AR).

Tuhan Yesus, kuserahkan semua penyakit, masalah, dan pergumulanku dengan penuh iman. Kupercaya mujizat-Mu sungguh nyata bagiku. Amin.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *