Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 16 Oktober 2026
Ef 1:11-14
Mzm 33:1-5,12-13
Luk 12:1-7
Tiada yang Tersembunyi
Karena itu apa yang kamu katakan dalam gelap akan kedengaran dalam terang, dan apa yang kamu bisikkan ke telinga di dalam kamar akan diberitakan dari atas atap rumah. – Luk 12:3
Menyembunyikan dosa ibarat menggenggam pasir, kita berfikir karena beratnya yang kecil, pasir itu tidak akan tumpah berserakan. Lupa bahwa pasir yang diakumulasikan sedemikian rupa akan semakin banyak dan lambat laun akan tumpah, dan teksturnya akan terasa jika sudah tumpah. Jika dihadapan manusia saja kita tidak dapat menyembunyikan kegelapan kita, apalagi dihadapan Allah.
Kepada Allah yang Maha Tahu, kita tidak perlu menyembunyikan dosa kita. Akuilah dengan jujur dosa itu dihadapan-Nya dan segera bertobat. Allah dapat mengubah kutuk menjadi berkat. Mungkin betul kita menghadapi hukuman dunia akibat perbuatan dosa itu, namun Tuhan Yesus tidak kekurangan rencana untuk tetap membuat kita berharga.
Mengapa burung pipit hanya dihargai dua duit? Pada jaman itu, burung pipit adalah makanan orang miskin. Harganya jika dirupiahkan tidak lebih dari sepuluh ribu rupiah. Namun, makna yang ingin disampaikan adalah: Hewan yang dihargai murahpun tidak Ia lupakan, apalagi kita anak-anak kesayangan-Nya, ciptaan-Nya yang paling sempurna, serupa dan segambar dengan-Nya, pasti akan selalu ada dalam hati-Nya.
Terkadang karena dosa kita merasa tidak berharga, tidak layak lagi untuk menyembah Tuhan, padahal itu hanya semata-mata tipu daya iblis yang ingin selalu mengintimidasi kita untuk memisahkan dari Allah, dan membawa kita dalam penderitaan.
Oleh sebab itu saudara-saudari terkasih, mari kita renungkan kembali, perbuatan yang telah kita lakukan sehingga mendukakan hati Allah, kemudian mari kita akui itu dihadapan-Nya, dan ketika kita tergoda untuk melakukannya kembali, ingatlah bahwa Kristus telah disalib satu kali untuk menebus dosa-dosa kita, maka janganlah kita menyalibkan-Nya untuk yang kedua kalinya. Allah sungguh mengasihi kita! (FY).
Sudahkah saya mau mengakui dosa dan kesalahan saya dihadapan Allah?
No responses yet