Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 2 November 2026
Pengenangan Arwah Semua Orang Beriman
2 Mak 12:43-46
Mzm 143:1-2,5-8,10
1 Kor 15:20-24a,25-28
Yoh 6:37-40
Beriman
“Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.” – Yoh 6:37
Teringat cerita mengenai seorang anak kecil yang bertanya sambil menangis mengenai keselamatan jiwa ayahnya yang bukan seorang katolik kepada Paus Fransiskus yang saat itu sedang berkunjung di kotanya. Dan Paus menjawab kepada anak tersebut, bahwa semestinya ayah anak itu selamat, karena si ayah saja mengijinkan anak itu di baptis, tentu dia ayah yang baik. Saya juga teringat dengan cerita ada seorang bapak yang ketika menjelang kematiannya meminta untuk di baptis, namun tidak dipenuhi oleh keluarganya yang tidak ada yang beragama Katolik. Dan saya kira banyak orang baik di luar sana yang meninggal tanpa baptisan juga.
Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa baptisan itu tidak perlu. Sakramen baptis itu adalah tanda kongkrit, sah dipilih menjadi Anak Allah melalui gereja. Sakramen baptis adalah pintu gerbang untuk kemudian mendapatkan sakramen-sakramen selanjutnya. Melalui Sakramen, Allah hadir secara kongkrit dapat kita terima. Dan melalui Sakramen kita dikuatkan menjalani peziarahan di dunia ini agar tidak salah arah saat pulang kembali ke surga. Adalah suatu kerugian bila kita yang hidup ini tidak menerima Rahmat Baptisan.
Hari ini kita merayakan pengenangan arwah semua orang beriman, Yesus sendiri mengatakan bahwa Dia menginginkan semua orang yang di dunia ini selamat, tidak ada yang hilang. Apakah yang kita kenang dan doakan hanya orang yang dibaptis? Tentu tidak, hari ini kita mengenang dan mendoakan semua orang beriman dengan caranya yang ada di dalam hati kita yang sudah meninggal.
Gereja Katolik selalu mendoakan semua orang yang sudah meninggal tanpa terkecuali. (AS).
Ya Tuhan, kasihanilah kami orang berdosa…
No responses yet