Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Kamis, 3 September 2026

Pw St. Gregorius Agung

1 Kor 3:18-23

Mzm 24:1-6

Luk 5:1-11

Zona Nyaman

Setelah selesai berbicara, Yesus berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” – Luk 5:4

Setelah semalaman berusaha menangkap ikan namun hasilnya nihil, perintah Yesus kepada Simon Petrus agar menebarkan jalanya ke tempat yang lebih dalam, terasa berat untuk dilakukan, karena hasil yang diharapkan pun sepertinya mustahil, karena ikan-ikan tidak muncul ke permukaan laut saat hari sudah menjelang siang. Namun toh, Simon tetap melakukannya, dan hasilnya sungguh diluar dugaan, sangat banyak ikan tertangkap di dalam jalanya.

Terkadang Yesus menginginkan kita keluar dari zona nyaman, agar kuasa-Nya bekerja lebih besar di dalam diri kita. Seperti seorang teman bercerita bahwa suatu ketika ia rela mengundurkan diri dari pekerjaan yang telah ditekuninya selama bertahun-tahun agar bisa lebih fokus untuk pelayanan. Dengan pekerjaannya yang lama, ia kesulitan mengatur waktu. Juga tidak ada damai sejahtera ketika ia bekerja di sana, karena persaingan yang tidak sehat dan tuntutan pekerjaan yang tidak sesuai dengan hati nurani. Dengan mengundurkan diri, ada risiko kehilangan sumber pendapatan yang pasti, namun ia akhirnya mengambil resiko itu. Hasilnya? Memang ia kehilangan pendapatan tetap, namun ia mengaku bahwa Tuhan begitu baik dan selalu menjaga hidupnya. Ia bisa tetap setia melayani dan ia merasakan damai sejahtera yang tidak ia rasakan sebelumnya.

Hari ini kita pun dapat belajar dari St Gregorius Agung, ia keluar dari zona nyamannya, yaitu hidupnya yang nyaman dalam keheningan didalam biara untuk menggantikan paus sebelumnya yang wafat, meski pada awalnya Gregorius menolak tugas itu.

Maka janganlah ragu ketika Tuhan meminta kita untuk “bertolak lebih dalam”. Mungkin saat kita mengatakan “ya”, yang kita lihat masih suatu ketidakpastian. Namun yakinlah Tuhan akan menjaga dan menyediakan yang terbaik ketika kita memilih untuk taat kepada-Nya. (Vn).

Beranikah saya melangkah keluar dari zona nyaman?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *