Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Senin, 4 Mei 2026

Kis 14:5-18

Mzm 115:1-4,15-16

Yoh 14:21-26

Penghibur

Tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam namaKu, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu. – Yoh 14:26

Yesus menjanjikan Roh Kudus sebagai penghibur dan penolong bagi para murid-Nya, termasuk kita. Ia tahu dalam perjalanan hidup kita tidak selalu mudah, akan ada luka, kebingungan, dan saat-saat gelap yang membuat kita merasa sendirian. 

Beberapa waktu lalu, saya membagikan sedikit kisah perjalanan hidup saya yang penuh luka dan trauma. Ada masa ketika pengalaman pahit itu membuat saya ingin mengubah masa lalu. Rasa marah, keinginan membalas dendam, bahkan dorongan untuk menyakiti diri sendiri dan orang lain pernah muncul. Rasa bersalah kepada anak-anak pun sangat membebani hati.

Namun di tengah perjalanan yang berat itu, Roh Kudus tidak tinggal diam. Perlahan saya disadarkan bahwa ada luka yang perlu diakui dan diproses, bahwa hidup saya memang tidak sedang baik-baik saja. Roh Kudus mendorong saya untuk berani meningkatkan diri dengan mencari pertolongan, membuka diri pada bimbingan orang-orang yang tepat, dan menerima kenyataan dengan jujur. Saya bersyukur Tuhan menghadirkan orang-orang yang mau mendampingi saya.

Proses penyembuhan tidak instan. Luka batin tidak hilang begitu saja. Ada saat-saat ketika trauma terpicu kembali: muncul rasa sesak, air mata, dan ketidaknyamanan. Namun justru di sanalah saya belajar bahwa tanda-tanda itu bukanlah musuh, melainkan pintu menuju kesadaran dan pemulihan.

Kini, saat menengok masa lalu, saya tidak lagi ingin mengubahnya. Saya justru bersyukur, pengalaman traumatis itu membentuk saya menjadi pribadi yang lebih dewasa dan bijaksana. Dari sanalah saya melihat dengan jelas bahwa Roh Kudus sungguh hadir: menghibur, membimbing, dan menuntun saya bertumbuh.

Marilah kita terus berjalan bersama Kristus. Biarlah Roh Kudus senantiasa mendampingi, menghibur, dan membimbing kita kembali kepada Bapa. (Aw).

Apakah peran Roh Kudus dalam hidupku?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *