Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Minggu, 12 Maret 2017

Kej 12:1-4a
Mzm 33:4-5,18-19,20,22
2Tim 1:8b-10
Mat 17:1-9

BELAS KASIH ALLAH

Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri… – 2Tim 1:8

Beberapa waktu lalu saya ambil bagian dalam sebuah pelayanan SHDR di sebuah lapas wanita. Para peserta sangat beragam latar belakangnya, termasuk agama yang berbeda-beda. Sekalipun begitu, dengan tekun mereka mengikuti sesi demi sesi. Saat pencurahan Roh Kudus, semua dapat mengalami kasih Kristus dan pembaruan cara berpikir di tengah kesulitan yang sedang mereka alami.

Lewat pelayanan tersebut, Tuhan juga mengajar sesuatu yang selama ini kurang saya pahami. Ketika mendengarkan sharing mereka sejak hari pertama, timbul perasaan kasih yang sangat besar terhadap mereka. Sampai-sampai terlintas dalam benak saya rasa tidak percaya melihat mereka memilih jalan yang salah sehingga mereka harus terbelenggu dalam penjara. Saya yakin, pada dasarnya mereka adalah anak-anak yang baik. Dan saat itu, Tuhan berbicara menunjukkan bahwa “inilah belas kasih yang Aku maksud”. Ada sukacita tersendiri yang saya rasakan saat itu.

SHDR bisa terselenggara di penjara tentu saja juga karena belas kasih Tuhan kepada anak-anak-Nya yang sedang terbelenggu. Tanpa jemu Allah terus memanggil kita semua untuk kembali hidup kudus dimanapun kita berada. Allah akan terus menjangkau dengan cara-Nya yang ajaib.

Terima kasih Tuhan atas kerahiman-Mu yang terus setia untuk membawa kami kembali ke jalan-Mu. Bapa di surga, ajar kami untuk bisa mengenal dan mengerti kasih-Mu yang selalu Engkau sediakan bagi kami. (In)

Apakah saya sudah memahami dengan benar kasih Allah yang sudah dikaruniakan-Nya bagi saya?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *