Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Rabu, 02 Agustus 2017

Kel 34:29-35
Mzm 99:5-7,9
Mat 13:44-46

BETAPA BERHARGANYA IMAN

Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu. – Mat 13:46

Melihat banyaknya persekusi terhadap umat Kristen di dunia oleh para ekstrimis membuat saya bertanya-tanya. Bagaimana mereka bisa bertahan terhadap penganiayaan, dan tetap dengan lantang berpegang teguh pada iman akan Kristus? Contoh lain, Ahok yang dipenjara pun rela menjalani masa tahanan demi rakyat Indonesia dan tidak pernah gentar akan imannya. Ia tetap menjadi terang di manapun ia berada.

Saya melihat betapa nyata orang-orang berpegang teguh pada imannya. Betapa berharganya iman itu sampai apapun dijalani demi iman. Hal ini mengingatkan saya akan kehidupan para rasul yang kebanyakan mati demi imannya. Kelihatannya, kematian tidak lagi ditakuti. Iman yang kuat mengatasi keinginan untuk hidup di hadapan ancaman jiwa, karena mereka tahu jelas bahwa kematian hanyalah sebuah pintu bagi kehidupan selanjutnya yang kekal bersama Tuhan.

Kita yang hidup di dunia ini seringkali tidak berpikiran seperti itu dan menganggap kematian sebagai suatu kesedihan dan perpisahan yang lama, seolah iman akan kehidupan kekal bersama Tuhan tidak nyata. Marilah kita kembali kepada perumpamaan hari ini, bahwa iman kita sedemikian berharga hingga apapun dilepas demi iman. Semoga kita dapat merealisasikannya dalam hidup kita. (Aw)

Apakah saya sadar betapa berharganya iman saya kepada Kristus?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *