Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Sabtu, 22 Agustus 2026

Pw SP Maria, Ratu

Yeh 43:1-7a

Mzm 85:9-14

Mat 23:1-12

Kerendahan Hati SP Maria

Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. – Mat 23:12

Sebagai umat Katolik kita mengimani SP Maria adalah Ratu bagi kita semua, perjalanan hidup beliau untuk mendapatkan gelar Ratu pun tidaklah mudah. Bayangkan jika kita tinggal dimana hukum saat itu adalah rajam sampai mati bagi orang yang hamil tanpa suami, dan kemudian Maria hamil tanpa seorang suami, pasti yang terbayang oleh Maria saat itu adalah suatu ketakutan yang luar biasa, tetapi dengan kerendahan hatinya, ia menerima anugerah Allah. 

Lalu bagaimana dengan diri kita? Apakah kita juga akan memiliki keberanian dan kerendahan hati seperti Maria saat dihadapkan pada tantangan yang menguji iman kita kepada Allah? Hmm.. yang sering terjadi adalah situasi ketakutan dan khawatir akan kehilangan hal berharga jika harus menukar dengan iman kita akan Kristus, dibanding harus tetap berdiri teguh melawan rasa takut itu bahkan dengan resiko kehilangan hal berharga dalam hidup kita. Misalnya seperti kasus; karena jabatan lebih memilih meninggalkan Kristus, karena pasangan beda agama rela mengikuti iman pasangannya, atau karena kurang kuatnya relasi dengan Kristus terbawa arus pergaulan dengan teman-teman disekelilingnya yang berbeda agama, kemudian mengikut agama mereka, dan masih banyak lagi kasus yang membuat orang mudah meninggalkan Kristus.

Keteguhan hati dan juga sikap taat Maria saat itu, membawa kita semua kepada hidup yang diselamatkan. Pengorbanan Bunda Maria yang tidak main-main menjadi bagian dari karya keselamatan untuk manusia. Maka sangatlah layak jika Gereja Katolik memberikan gelar SP Maria Ratu, pribadi yang sangat layak dihormati dan dikagumi.

Mari kita sungguh mengikuti jejak Bunda Maria, menjadi pribadi yang pemberani dalam memperjuangkan iman kepada Kristus, seorang yang rela berkorban agar hanya Allah yang ditinggikan dan dimuliakan.Tuhan Yesus mampukan kami! (PL).

Bunda Maria Ratu Surgawi terimakasih sudah menjadi Bunda dan Ratu dihati kami, dan mohon doakanlah kami senantiasa.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *