Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 23 Juni 2026
2 Raj 19:9b-11,14-21,31-35a,36
Mzm 48:2-4,10-11
Mat 7:6,12-14
Teruslah Berbuat Baik
“Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi. – Mat 7:12
Dalam rentang usia saya yang sudah paruh baya saat ini, masih selalu mengingat wejangan ayah kepada kami anak-anaknya agar selalu terus berusaha menjadi orang baik; jangan membuat orang lain menjadi susah; ambillah hakmu, tapi jangan sekali-kali mengambil hak orang lain.
Saya tahu persis, ayah saya tidak sekadar berteori atau asal ngomong. Beliau betul-betul melakukan praktik hidup seperti itu, sampai saat menginjak usianya 83 tahun ini. Meski begitu, tak jarang saya menemukan anomali perihal balasan pihak lain terhadap kebaikan hati ayah saya. Cukup sering terjadi bahwa ada orang yang memanfaatkan kebaikan ayah dan malah berbalik berbuat jahat kepada beliau. Yang membuat saya kagum, ayah tak pernah bersumpah serapah atau membalas perlakuan buruk dari orang lain tersebut.
Kutipan Injil hari ini adalah sebuah cara pandang positif. Sayangnya, dalam kehidupan nyata tak selamanya terjadi seperti rumus demikian.
Namun, saya percaya bahwa di sinilah tantangan kita sebagai pengikut Kristus, Kita dituntut untuk bukan sekadar tidak bertindak negatif kepada orang lain, tapi lebih dari itu bahwa kita diajak untuk selalu berada dalam sudut pandang positif, hal baik apa yang dapat atau sudah kita lakukan kepada orang lain. (BS).
“Hal yang baik yang Anda lakukan hari ini mungkin saja akan dilupakan besok. Sekalipun begitu, berbuat baiklah apa pun yang terjadi.” – St. Teresa dari Kalkuta.
Tuhan, kuatkanlah kami, agar kami mampu untuk terus berusaha berbuat baik di mana pun dan kepada siapa pun. Tanpa perlu khawatir akan apa balasan yang kami terima
No responses yet