Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Kamis, 28 Agustus 2025
Pw St. Agustinus
1 Tes 3:7-13
Mzm 90:3-4,12-13,14,17
Mat 24:42-51
Layak Dinantikan
“Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.” – Mat 24:46
Orang yang terbiasa bekerja hanya ketika ada bosnya, tetapi bersantai- santai saat bosnya pergi pasti merasa sangat stres ketika di kantornya dipasangi kamera cctv. Alhasil ia terpaksa bekerja serius walau bosnya tidak ada, karena tahu segala yang dilakukannya terekam oleh kamera cctv. Seperti itulah hidup kita di dunia. Segala yang kita lakukan sejatinya selalu terekam dan akan dinilai saat kita hidup di keabadian. Karenanya kita harus senantiasa berjaga-jaga dengan melakukan kehendak Tuhan agar sampai akhir hidup didapati tetap setia. Hal itu memang terkadang terasa melelahkan dan ada kalanya membuat tertekan. Ada waktu-waktu tertentu ketika rasanya tak ingin peduli pada orang lain, ingin menyenangkan diri sendiri saja. Namun harus diingat, bahwa yang kita tunggu atau harapkan kedatangan-Nya bukanlah orang sembarangan. Layaknya sepasang kekasih yang menjalani long distance relationship, keduanya akan menanti dengan penuh pengharapan untuk bisa bertemu dan berkumpul kembali.
Keadaan kita saat ini seperti itu, menanti saat berhadapan muka dengan muka dengan-Nya. Apabila menganggap-Nya sebagai orang yang benar-benar dikasihi dan sangat berharga, tentu kita tidak keberatan menunggu-Nya dengan penuh pengharapan dan sukacita. Saat penantian ini kita gunakan untuk melakukan hal-hal yang berkenan di hadapan-Nya. Namun jika tidak menganggap-Nya sepenting dan seberharga itu, maka masa penantian ini akan menjadi masa-masa yang paling menyiksa, membosankan, dan tidak menyenangkan untuk dijalani. Yakinlah bahwa Dia adalah orang yang layak untuk dinantikan, kita tidak salah telah memilih-Nya dan setia pada-Nya. Cintailah Dia dengan segenap hati dan gunakanlah waktu yang ada saat ini untuk senantiasa berjaga-jaga. (Vn).
Bagaimana aku mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan-Nya?
No responses yet