Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 28 September 2026
Ayb 1:6-22
Mzm 17:1-3,6-7
Luk 9:46-50
Melihat yang “Kecil”
“Barangsiapa menyambut anak ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku…Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar.” – Luk 9:48
Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa sadar kita sering lebih menghargai hal-hal yang “besar”, seperti lebih bersikap hormat pada orang yang punya jabatan, yang berpengaruh, yang punya status sosial, yang bisa memberi keuntungan, dan lain-lain. Sikap kita “auto” lebih ramah, lebih perhatian, bahkan lebih cepat dalam merespon permintaan mereka. Tapi bagaimana dengan yang “kecil”, seperti orang asing, yang bekerja sebagai pelayan, yang sering dianggap biasa, bahkan kadang diabaikan?
Yesus justru memberikan perspektif yang terbalik dari dunia. Artinya, kehadiran Tuhan seringkali tersembunyi dalam hal-hal sederhana, dalam diri orang yang lemah, yang mungkin tidak menjadi perhatian banyak orang. “Anak kecil” dalam Injil hari ini, adalah simbol dari mereka yang lemah, sederhana, atau tidak punya jabatan penting. Dalam hidup kita, mungkin itu adalah rekan kerja yang jarang diajak ngobrol, petugas kebersihan, orang yang sering diremehkan, atau bahkan anggota keluarga yang sering kita anggap biasa saja.
Kadang kita terlalu sibuk mengejar hal besar sampai kita lupa bahwa kita lebih sering dihadapkan dengan hal kecil. Sesederhana ketika menyapa dengan tulus, mendengarkan dengan sabar, memberikan waktu dan perhatian. Hal-hal ini kelihatannya sepele, tapi sebenarnya punya makna yang besar jika dilakukan dengan kasih.Yesus mengajak hati kita supaya lebih peka melihat segala sesuatu dengan kacamata kasih yang seringkali berlawanan dengan kacamata dunia. Di mata Tuhan, melakukan hal yang “terkecil” dengan kasih justru punya tempat istimewa dan itulah yang terbesar.
Hari ini, mungkin kita tidak melakukan hal luar biasa, tetapi marilah kita mulai membuka mata dan hati untuk orang-orang yang ada di sekitar, terutama mereka yang sering terlewatkan. (Aw).
Apakah aku sudah sungguh menghargai dan memperhatikan orang-orang “kecil” di sekitarku hari ini?
No responses yet