Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Kamis, 30 Juli 2026

Yer 18:1-6

Mzm 146:2-6

Mat 13:47-53

Ketika Waktu-Nya Tiba

“Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar .” – Mat 13: 49

Suatu waktu saat sedang di Pantai, saya melihat dua orang nelayan tradisional menebarkan jala yang cukup besar. Mereka menebarkan jalanya lalu berjalan menjauh ke perairan yang lebih dalam, melebarkan bentang jalanya semaksimal mungkin. Setelah beberapa saat, mereka menarik jalanya ke arah tepian pantai dan ternyata cukup banyak ikan yang di dapat dalam jala tersebut meski ukurannya tidak terlalu besar. Saya berjalan mendekat dan baru mengetahui jala besar tersebut adalah pukat, sebelumnya saya tidak ada gambaran seperti apa pukat itu. 

Ternyata pukat merupakan jaring yang berukuran kecil-kecil sehingga ikan yang berukuran sangat kecil sekalipun ikut terjaring ke dalamnya. Kemudian mereka langsung menyortir ikan-ikan itu sesuai ukuran dan jenisnya. Ikan yang berukuran sangat kecil dan tidak berharga untuk dijual atau tidak bisa dimakan dipisah dan dibuang.

Sungguh bacaan injil hari ini mengingatkan saya akan peristiwa tersebut, betapa hal Kerajaan Sorga sama seperti apa yang Tuhan Yesus gambarkan. Luar biasanya Tuhan Yesus yang selalu membuat kita mengerti lewat berbagai peristiwa dan perumpamaan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Ketika waktu-Nya tiba, Tuhan Yesus datang untuk kedua kalinya pada akhir zaman, maka kita akan dipisahkan sesuai apa yang sudah kita lakukan di dunia ini. 

Penghakiman itu nyata, Tuhan Yesus akan datang seperti seorang pencuri. Adakah yang berpikir kalau pertobatan itu dilakukan nanti-nanti saja ketika sudah lanjut usia atau sakit berat? Yakinkah Anda akan punya banyak waktu untuk itu? 

Dan kenyataan yang saya lihat, banyak teman-teman saya yang meninggal diusia muda, entah karena sakit ataupun meninggal mendadak.

Mari bertobat sekarang juga, setiap saat dan terus mendekat kepada-Nya, karena kita tidak akan pernah tahu kapan waktu-Nya tiba. (Yy).

Jika Tuhan memanggil kita detik ini, yakinkah kita dipanggil dalam kondisi hati yang penuh pertobatan?

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *