Minggu ini bagi saya, tidak ada rasa yang terlalu excited, karena setelah saya begitu menggebu-gebu berharap mendapatkan kerja lebih gampang setelah berstatus PR, ternyata mendapatkan kerja yang sesuai dengan kriteria keinginan saya tidak segampang itu. Rasanya sudah sekitar dua bulan saya apply pekerjaan, namun belum ada panggilan interview sama sekali, meskipun sudah dua kali mendapatkan berita shortlisted.

Saya merasa dengan kondisi ini, Tuhan ingin berbicara dua hal kepada saya:

  1. Mengandalkan Tuhan
    Dua tahun lalu ketika saya sedang urgent mencari pekerjaan demi visa, ternyata prosesnya berjalan begitu cepat. Dalam dua bulan, saya sudah mendapatkan beberapa offer pekerjaan. Saya rasa Tuhan ingin kembali mengingatkan saya untuk lebih mengandalkan Tuhan, dibanding mengandalkan kekuatan saya sendiri.
  2. Fokus ke berkat Tuhan yang lainnya
    Saya membuka renungan ini dengan kalimat yang fokus ke arah doa saya yang belum Tuhan jawab sampai saat ini. Padahal dalam minggu ini, sudah banyak sekali berkat lain yang Tuhan nyatakan pada saya, misalnya proses menyewakan rumah yang cepat sekali. Kami baru memilih agen di hari Sabtu minggu lalu, weekend lalu kami sudah bersih-bersih rumah termasuk jendela dan kamar mandi, hari Rabu rumahnya difoto, dan hari Jumat sudah open house pertama kali dan mendapatkan beberapa pengunjung. Anak saya yang 7 tahun sempat sakit di hari Selasa, namun di hari Kamis sudah pulih kembali.

Tadi malam, ketika sudah sangat capai sekali badannya, anak saya yang 5 tahun menangis-nangis meraung dan mengeluh, “Kenapa kulitku mesti ada eczema? Kenapa tidak seperti kakakku yang tidak ada eczema sama sekali?”. Dalam hati, melihat dia saya berkata kepadanya, “Aduh, kamu itu tidak melihat hal-hal lain yang mestinya kamu syukuri, kamu itu mukanya cute sekali, punya banyak teman-teman di sekolah tidak pernah kesepian, disayang sama guru-guru di sekolah.” Setelah mendengarkan suara batin saya kepada anak saya ini, saya sendiri yang merasa kalau saya juga demikian. Dan mungkin hal yang sama Tuhan ingin sampaikan ke saya. “Aduh, kamu itu, tidak melihat hal-hal lain yang mestinya kamu syukuri, punya keluarga yang menyayangi dan mendukung kamu, punya pekerjaan yang masih stabil sampai sekarang, dan juga punya rumah yang sudah sedang diiklankan untuk disewakan.

Saya rasanya mesti terus mengumandangkan lagu 10,000 Reasons yang dikumandangkan oleh Don Moen, dan yang kata-katanya seperti kata-kata Mazmur 103. Psalm 103: 1-5Bless the Lord, O my soul, and all that is within me, bless his holy name. Bless the Lord, O my soul, and do not forget all his benefits— who forgives all your iniquity, who heals all your diseases, who redeems your life from the Pit, who crowns you with steadfast love and mercy, who satisfies you with good as long as you live so that your youth is renewed like the eagle’s.”
(LGA)

Categories:

Tags:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *