Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 13 Oktober 2026
Gal 4:31b – 5:6
Mzm 119:41,43,44,45,47,48
Luk 11:37-41
Setidaknya, Bersedekahlah!
…”Kamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam? Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu. – Luk 11:39-41
Beberapa teman sepelayanan saya berasal dari dunia hitam. Ada yang bandar narkoba, bandar judi, penipu, koruptor, dan juga preman. Sebagian dari kami, pernah merasakan dinginnya dan kerasnya kehidupan di jeruji penjara selama bertahun-tahun. Kami pun sering berkumpul; berdoa, berpelayanan bersama, saling menguatkan, dan bercerita dari hati ke hati. Ada yang sudah berhasil meninggalkan hidup lamanya 100 persen. Namun, ada juga yang sulit sekali mencari pekerjaan baik, sehingga ada yang masih berkutat di bisnis lamanya. Dengan kehidupan lamanya yang masih belum dapat ia tinggalkan, teman saya ini memiliki banyak kekayaan, namun ia merasakan kekosongan di hatinya. Di kedalaman hatinya, ia senantiasa mendengar suara Tuhan sayup- sayup memanggil namanya.
Ada kalanya kami terpanggil untuk membantu banyak orang yang ingin mengenal Tuhan lebih dekat di pelosok-pelosok pedesaan. Masyarakat yang termarjinalisasi karena kesulitan keuangan. Terkadang, sang teman ini, terpanggil bukan hanya menyediakan transportasinya saja, tetapi lengkap beserta akomodasinya untuk memberangkatkan orang-orang ke sebuah retret ataupun rekoleksi, termasuk menjamin antar jemput dan konsumsinya selama di perjalanan, Ia berpesan agar tidak ada orang yang tahu bahwa dana itu berasal darinya, karena ia tidak mengharapkan imbalan ucapan terima kasih dari siapapun.
Saya berusaha menyelami apa yang teman saya ini pikirkan. Walaupun mungkin di dalam bisnisnya, ia adalah seseorang yang berkuasa, namun dalam berpelayanan, ia merasa dirinya berdosa dan tidak layak di hadapan Tuhan. Saya melihat kerendahan hatinya nampak dalam melayani orang-orang yang miskin papa, yang dilayaninya dengan tulus dan sepenuh hati. (MD).
Ya Bapa, berilah kami kerendahan hati dalam hal bersedekah, jauhkan dari sikap sombong karena telah memberi.
No responses yet