Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Senin, 7 September 2026

1 Kor 5:1-8

Mzm 5:5-6,7,12 

Luk 6:6-11

Setia Berkarya

Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?” – Luk 6:9

Dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan maupun pelayanan, kita sering menghadapi tantangan. Tidak jarang kita menjumpai orang-orang yang iri, menghalangi, atau bahkan memberikan penilaian yang tidak baik. Situasi ini bisa membuat kita merasa tertekan, lelah, dan kehilangan semangat. Namun melalui sabda-Nya, Yesus Kristus mengajarkan agar kita tetap melakukan segala sesuatu dengan kasih.

Ketika kita bekerja atau melayani dengan kasih, kita akan memberikan yang terbaik. Kita melakukannya dengan kesadaran penuh, mencurahkan kemampuan dan talenta yang telah Tuhan anugerahkan. Dengan demikian, apa yang kita kerjakan tidak hanya menjadi tugas, tetapi juga menjadi persembahan bagi Tuhan. 

Perlu kita sadari bahwa setiap pekerjaan dan pelayanan yang kita jalani adalah bagian dari rencana Tuhan. Ia mengetahui kemampuan kita dan mempercayakan tugas yang sesuai dengan kapasitas kita. Namun, sering kali kita goyah karena tekanan, hambatan, dan perkataan orang lain. Akibatnya, kita tidak lagi fokus dan hasil yang kita berikan menjadi tidak maksimal.

Sekecil apa pun pekerjaan atau pelayanan yang kita lakukan, jika dikerjakan dengan sungguh- sungguh, akan membawa dampak yang besar. Tidak hanya bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita. Ketekunan dan semangat kita dapat menjadi teladan dan inspirasi bagi orang lain. Seperti Yesus sendiri yang tidak berhenti berkarya, bahkan ketika menghadapi penolakan dan rencana jahat dari orang-orang di sekitarnya. Ia tetap setia melakukan kehendak Bapa dengan penuh kasih.

Karena itu, marilah kita tetap setia dalam pekerjaan dan pelayanan kita. Jangan biarkan iri hati atau tekanan menghalangi kita. Lakukanlah yang terbaik dengan kasih, dan percayalah bahwa Tuhan melihat setiap usaha kita dan akan memberkati setiap karya kita. (MF).

Apakah aku tetap melakukan yang terbaik, meskipun menghadapi tekanan dan penilaian orang lain?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *