Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 17 April 2017

Kis 2:14,22-32
Mzm 16:1-2,5,7-11
Mat 28:8-15

AMANAT AGUNG YESUS KRISTUS

Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku. – Mat 28:10


Sering kita mendengar bahwa pelayanan harus dimulai dari keluarga. Hal ini memang benar adanya. Kita harus bersaksi tentang kebaikan Tuhan dalam keluarga kita masing-masing, namun ingat bahwa Tuhan juga ingin kita menjangkau lebih banyak orang, tidak hanya sebatas keluarga.

Yesus memerintahkan para murid untuk mengabarkan Injil kepada seluruh bangsa dimulai dari Galilea, kota tempat mereka berasal. Mereka langsung mengerti karena Galilea merupakan wilayah persimpangan sehingga banyak pertemuan bangsa-bangsa di sana.

Saat saya bergumul antara keluarga dan pelayanan di luar rumah, yang saya lihat adalah jika ruang lingkupnya hanya keluarga, saya merasa kurang maksimal dan kurang sejalan dengan tujuan Tuhan menciptakan saya. Seolah saya menjadi egois karena tidak memikirkan orang-orang di luar sana yang masih membutuhkan pengenalan akan kasih Tuhan. Karena saya yakin, itu adalah tugas kita semua – Tuhan memanggil anak-anak-Nya untuk karya keselamatan bagi semua orang.

Jika kita sungguh memiliki kerinduan untuk mewartakan kabar keselamatan, pasti Tuhan akan memperlengkapi. Seberapapun besarnya kendala yang kita hadapi, Tuhan pasti akan buka jalan. Semua kembali kepada diri kita, apakah kita rindu dan mau menjadi pewarta keselamatan-Nya? Dan biarkan Tuhan melakukan bagian-Nya, membuka jalan dengan cara-Nya. (In)

Apakah saya memiliki kerinduan untuk mewartakan keselamatan-Nya kepada banyak orang?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *