Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 24 Agustus 2026
Pesta St. Bartolomeus, Rasul
Why 21:9b-14
Mzm 145:10-13,17-18
Yoh 1:45-51
Tetap Melangkah
Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” – Yoh 1:46
Hari ini Gereja memperingati Pesta Santo Bartolomeus, seorang dari kedua belas rasul. Bartolomeus berasal dari Kana di daerah Galilea seperti kebanyakan murid Yesus yang lainnya. Ketika diajak oleh temannya, Filipus, untuk menemui Yesus dari Nazaret, awalnya bersikap skeptik. Hal ini terlihat jelas saat ia mengatakan “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Sumber: https://katakombe.org/para-kudus/agustus/bartolomeus-rasul.html)
Saat merefleksikan hal ini, saya menyadari bahwa terkadang saat saya mengajak seseorang untuk ikut kegiatan rohani agar orang tersebut juga bisa merasakan apa yang saya rasakan, kadang memperoleh penolakan. Bisa jadi karena orang tersebut sama seperti Natanael yang mungkin merasa skeptis. “Memang apa sih yang akan berubah kalau aku ke gereja?”, “apa sih yang akan berubah kalau aku berdoa?”
Saya memang belum pernah mendapatkan penolakan yang se-ektrem itu, namun salah seorang teman yang saya ajak ikut KRK pernah berkata bahwa dia tidak merasakan sesuatu dari datang ke KRK, perlahan dia juga menjauh dari gereja dengan berkata bahwa pekerjaan menuntutnya bekerja hingga larut malam dan hari Minggu pun dia masih harus bekerja. Namun hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk terus mengajaknya menghadiri kegiatan- kegiatan yang bersifat rohani dan memberikan beberapa masukan untuknya agar ia bisa mulai kembali mengikuti misa di hari Minggu.
Yang membuat saya bersyukur adalah sekalipun dia merasa skeptis, dia tetap memilih untuk datang KRK saat itu. Saya percaya saat teman saya memilih untuk melangkah datang pada Tuhan, perlahan Tuhan akan ubahkan hatinya, Tuhan akan menuntunnya menuju jawaban yang selama ini mungkin dia cari. Yang bisa saya lakukan untuknya hanya berdoa semoga dia bisa selalu merasakan kasih Tuhan. (Me).
Santo Bartolomeus, doakanlah kami agar kami dapat meneladanimu yang memilih untuk tetap datang pada Yesus sekalipun ada perasaan skeptis.
No responses yet