Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Senin, 24 Juli 2017

Kel 14:5-18
MT Kel 15:1-6
Mat 12:38-42

TANDA VS PERCAYA

Guru, kami ingin melihat suatu tanda daripadaMu. – Mat 12:38-42

Saat ini banyak orang ingin melihat suatu tanda yang ajaib dari Allah dan mereka berpikir akan percaya. Namun sebenarnya bagi saya, tidak selalu demikian karena tanda itu hanyalah seperti benih. Mungkin untuk waktu yang singkat kita akan terkesima akan tanda tersebut, namun untuk jangka panjang bila benih itu tidak dipelihara, sulit rasanya membantu iman kita.

Coba kita lihat para murid Yesus yang adalah orang-orang yang senantiasa bersama Yesus. Mereka adalah saksi dari mukjizat yang Yesus lakukan. Tapi mengapa ketika Yesus ditangkap, mereka malah lari? Atau, ke manakah lima ribu orang yang menyaksikan peristiwa lima roti dan dua ikan? Ataupun orang-orang yang menyaksikan pemuda di Nain atau Lazarus yang bangkit?

Sekali lagi, sama seperti benih, tanda tersebut tidak dapat membantu orang menjadi lebih beriman jika tidak dipelihara. Bagaimanapun juga, iman yang kita miliki akan diuji dengan masalah yang kita hadapi. Ujian itu tidak sama setiap harinya. Benih yang kita miliki hampir sama dengan tubuh kita dimana ia harus diberi makan, dirawat, dan dipelihara. Demikian pula iman dan kepercayaan kita kepada Tuhan bertumbuh setiap hari, melalui doa, membaca Kitab Suci, serta menghadiri sakramen Ekaristi. Tanpa itu semua, kita akan selalu kalah dalam menghadapi masalah yang terus menggerus diri kita.

Berdoalah, bacalah Kitab Suci, dan terimalah sakramen Ekaristi setiap hari. Bukankah semua orang kudus sudah membuktikan semuanya kepada kita? Selamat mencoba dan berjuang menghadapi hari-hari yang penuh tantangan. (An)

Sudahkah saya berdoa, membaca firman, dan menghadiri misa setiap hari?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *