Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Selasa, 25 Juli 2017

2Kor 4:7-15
Mzm 126:1-6
Mat 20:20-28

SIAP MENJADI HAMBA

Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu. – Mat 20:26b-27

Bacaan hari ini mengingatkan saya akan ucapan seorang tokoh masyarakat yang mengatakan bahwa menjadi pemimpin suatu daerah berarti harus menjadi pelayan rakyat, dan bukan sebaliknya. Sebab rakyat adalah atasan yang harus dilayani, bukan rakyat yang melayani seorang pejabat.

Tokoh ini tidak hanya bicara, tapi ia sungguh-sungguh menunjukkan lewat kerjanya yang hasilnya dapat dialami dan dinikmati oleh banyak orang. Ia memberikan dirinya menjadi hamba dan apa yang dikerjakannya dianggapnya sebagai pelayanan bagi hidup orang banyak.

Memang, dunia mengajarkan yang berbeda. Dan itulah yang menjadi tantangan bagi kita. Apakah kita mau menjadi sama dengan dunia? Ataukah kita berani memilih untuk menjadi berbeda dari dunia, dan melakukan apa yang benar di mata Tuhan?

Teman, ketika kita mau merendahkan diri dan menjadi hamba untuk melayani sesama, hal ini akan menjadi kesaksian bagi dunia. Perbuatan melayani bukan tindakan memalukan, tapi justru menunjukkan makna dari hidup kita yang dapat menjadi berkat bagi banyak orang. (Ld)

Tuhan, jadikan aku hamba-Mu.

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *