Renungan Katolik “Bahasa Kasih”

Sabtu, 24 Oktober 2026

Ef 4:7-16

Mzm 122:1-5

Luk 13:1-9

Berbuah atau Ditebang

Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma! – Luk 13:7

Bacaan Injil hari ini mengingatkan pengalaman saya saat menjadi fasilitator yang waktu itu juga membahas tentang Injil hari ini. Saat itu saya menyampaikan sebuah pertanyaan pada salah seorang peserta, ”Jika kamu sudah menanam sebuah pohon selama bertahun-tahun, namun pohon itu tidak kunjung berbuah. Apa yang kamu rasakan? Tidakkah kamu ingin menebang pohon tersebut seperti yang dilakukan oleh sang tuan?”. 

Biasanya kebanyakan orang akan setuju dengan apa yang dilakukan oleh sang tuan, namun peserta ini menjawab bahwa ia akan menunggu dengan sabar. Ia tidak berkeberatan apabila pohon itu memang tidak bisa menghasilkan buah. Partner fasilitator saya pun memberikan kesimpulan dengan mengatakan bahwa si peserta ini memiliki kesabaran yang tinggi.

Demikian pun dengan Tuhan, juga memiliki kesabaran yang jauh lebih tinggi dalam menghadapi pribadi kita yang sering bandel dan sulit untuk diajak berproses. Jika dibayangkan dalam perumpamaan Injil tadi, buah yang kita hasilkan pun bukan buah yang harum dan manis seperti yang Tuhan inginkan. Berbuah tapi rasanya asam, namun Tuhan sanggup memberikan kesempatan berkali-kali hingga kita bertobat dan menghasilkan buah yang nikmat.

Mari jangan menunda dan berfikir seolah kita memiliki waktu yang panjang. Teruslah berproses dengan setia, jangan sampai menjadi “pohon yang ditebang”, namun sebaliknya saudara dan saya dapat bertumbuh dan menghasilkan buah-buah Roh yang manis dan memberkati sesama. Jika tiba waktu Sang Tuan memanggil dan meminta pertanggungjawaban atas hidup kita, kita pun dapat memberikan jawaban seperti yang Ia harapkan. (Me).

Sudahkah aku menghasilkan buah-buah Roh yang dinikmati oleh sesamaku dalam hidup

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *