Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Kamis, 16 Februari 2017

Kej 9:1-13
Mzm 102:16-21,29,22-23
Mrk 8:27-33

ARTI NAMA

Engkau adalah Mesias! – Mrk 8:29


Setiap kita pasti memiliki nama. Umumnya, nama itu merupakan pemberian dari orang tua dan mengandung arti. Atau kalaupun kita memilih nama sendiri, tidak mungkin kita asal pilih. Kita pasti memilih berdasarkan arti atau hal tertentu yang kita sukai.

Dalam bacaan hari ini, kita membaca Petrus dengan berani mengatakan, “Engkau adalah Mesias!” Pernyataan ini termasuk mengagumkan dan mempunyai makna tersendiri, karena dalam bahasa Yunani, Mesias itu artinya seorang yang diurapi. Saya pribadi lebih sering menggunakan istilah “Bapa yang baik” dalam doa ataupun pembicaraan mengenai Tuhan.

Suatu kali saya ditegur oleh ibu karena saya tidak berani membuat tanda salib ketika makan di tempat umum. “Untuk apa mengatakan “Bapa yang baik” kalau kamu tidak berani membuat tanda salib di muka umum? Hal itu sama saja artinya kamu tidak mau mengakui bahwa kamu pengikut Tuhan.”

Teguran itu membuat saya berpikir dan memutuskan untuk tidak takut lagi membuat tanda salib di muka umum. Saya mau belajar seperti Petrus yang dengan gagah berani mengatakan, “Engkau adalah Mesias!” Cara sederhana ini sama dengan kita sudah mengambil bagian untuk mewartakan Kerajaan Allah. Tuhan tidak pernah malu mengakui kita sebagai anak-Nya, jadi mari kitapun berani mengakui Yesus sebagai Mesias. (Ar)

Beranikah saya mengakui Yesus sebagai Mesias?

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *