Renungan Katolik “Bahasa Kasih”
Jumat, 17 April 2026
Kis 5:34-42
Mzm 27:1,4,13-14
Yoh 6:1-15
Tuhan Melihat Hati
“Dia ini adalah benar-benar nabi yang akan datang ke dalam dunia”. – Yoh 6:14
Membaca renungan hari ini membuat saya membayangkan situasi pada waktu zaman itu, khususnya bagi Andreas, salah seorang murid Yesus yang membawa seorang anak kecil dengan bekalnya yang sangat sederhana. Hal ini menunjukan bahwa walaupun hanya ada sedikit dari yang kita miliki, apabila dipersembahkan dengan kesungguhan hati dan menyerahkan sepenuhnya kepada perkenanan Tuhan, akan menjadi berkat yang luar biasa melimpah bagi banyak orang.
Tuhan Yesus pun mengajarkan kepada kita bagaimana hendaknya kita bersikap untuk bermurah hati, peduli kepada sesama, dan senantiasa beriman serta berserah sepenuhnya kepada Tuhan, bukan semata hanya mengandalkan pada hitungan atau logika manusia saja, yang belum tentu juga benar, hanya karena merasa diri sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan sempurna.
Seringkali kita merasa apa yang kita miliki masihlah tidak cukup, atau terlalu sedikit untuk membuat sebuah perubahan, sadar atau tidak kita memasang ukuran menurut pikiran kita sendiri yang sangat terbatas ini, sehingga hal tersebut justru menjadi penghalang untuk kita dapat menjadi berkat bagi orang lain, padahal Tuhan tidak melihat berapa banyak jumlah yang dapat kita berikan, sebab Tuhan melihat *Hati*.
Marilah kita belajar untuk menyerahkan dengan iman, apa yg ada padaku, walaupun kecil, sederhana dan tampaknya tidak berarti, kita belajar seperti seorang anak kecil yang bersedia memberikan apa yang ia punya, meski kecil/sedikit (waktu, tenaga, perhatian), biarlah Tuhan yang akan menyempurnakan dan melipatgandakannya. (Ld).
Ya Tuhan, mampukan aku, untuk dapat belajar berbagi dan menyerahkan apa yang kumiliki dengan segenap hatiku.
No responses yet